Melatih Kebugaran dan Keterampilan Atlit Sepak Bola Junior

IMG_0402

Pendahuluan

Latar belakang

Kebugaran jasmani merupakan syarat terpenting yang harus dimiliki oleh seorang olahragawan atau atlit. Kebugaran jasmani adalah tingkat kondisi tubuh manusia, seseorang dapat dikatakan dalam kondisi bugar ketika dia mampu melakukan kegiatan aerobik secara kontinyu  dengan tingkt kelelahan yang sangat kecil. Seseorang yang kondisi tubuhnya sehat belum tentu menpunyi tingkat kebugaran jasmani yang bagus atau dikatakan bugar, tetapi ketika seseorang tersbut dalam kondisi yang bugar orang tersebut dapat dikatakn dalam kondisi yang sehat.

 

Selain kebugaran jasmani seorang atlit atau olahragawan harus mempunyai keterampilan dalam salah satu cabang olahraga. Pasalnya keterampilan menjadi modaldasar serang atlit untuk mengembangkan bakat dan potensi dalam dirinya. Keterampilan seorang atlit juga sangat diperlukan untuk mengembangkan suatu permainan, selain itu keterampilan seorang atlit juga bisa menjadi ciri khas ataupun karakter permainan atlit tersebut.

 

Tujuan

 

  • Mengetahui cara melatih untuk meningkatkan kebugaran jasmani
  • Mengetahui cara melatih untuk meningkatkan keterampilan seseorang dalam berolahraga
  • Mengetahui hubungan antara tingkat kebugaran jasmani dengan keterampilan

 

Rumusan Masalah

 

Untuk meningkatakan kebugaran jasmani dan keterampilan bagi seorang atlit metode latihan sirkuit merupakan metode pelatihan yang tepat. Karena dari sinilah kita dapat mengkombinasikan antara latihan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani dan untuk meningkatkan keterampilan bagi atlit itu sendiri.

Pembahasan

 

Pada permainan sepak bola yang dimainkan oleh 11 orang ada beberapa posisi yang mempunyai kemampuan spesifik yang harus dimiliki oleh setiap pemain tersebut. Dibawah ini adalah beberapa posisi dalam permainan sepak bola dan bagaiman cara untuk membentuk dan meningkatkan kualitas pemain dalam posisi tersebut.

 

A. POSISI

1 . Penjaga gawang

Posisi penjaga gawang adalah posisi dengan kemampuan khusus . Tugas seorang penjaga gawang adalah mencegah bola masuk ke gawang. Penjaga gawang seringkali menjadi palang pintu terakhir bagi lawan sebelum memasukkan bola ke gawang. Penjaga gawang umumnya memiliki kemampuan yang mutlak dibutuhkan seperti refleks yang baik,kecepatan,postur ideal,dan lain sebagainya untuk mencegah terjadinya gol.

 

2. Bek

Posisi pemain belakang atau bek adalah pemain yang posisinya berada di belakang dan bertugas membantu penjaga gawang agar tidak terjadi gol.

a. Bek tengah

Bek tengah berfungsi menjaga sektor tengah pertahanan(dalam beberapa kasus,seperti counter attack disaat bek sayap terlambat kembali,bek tengah bisa menjaga sektor sayap). Mereka hampir setiap waktu berada di bagian belakang permainan bersama dengan penjaga gawang untuk menghindari terjadinya gol. Bek tengah yang memiliki sundulan bagus kadang-kadang maju membantu serangan saat terjadi tendangan bebas dan hampir selalu maju tendangan sudut.Bek dengan sundulan bagus tidak harus berpostur tinggi,contohnya sergio ramos(spanyol) yang tingginya tidak sampai 180 cm(tinggi rata rata pemain eropa)

b. Bek sayap

Bek sayap berfungsi untuk menjaga sektor pertahanan sayap dan juga bertugas maju membantu serangan tim dari sektor sayap dengan memberikan dukungan serangan maupun melalui umpan kepada penyerang.

 

3. Gelandang

Pemain tengah atau gelandang adalah seorang pemain yang posisinya berada di antara para penyerang dan para bek. Fungsi utama mereka adalah mendapatkan dan menjaga penguasaan bola, serta memberikan bola kepada para penyerang. Namun ada juga gelandang yang tugasnya lebih bertahan, dan ada pula yang posisinya hampir seperti seorang penyerang.

Seorang gelandang mempunyai tugas-tugas yang penting: menerima bola yang ditujukan ke depan, bertahan atau melakukan tekel (tackle) terhadap pemain lawan, mencetak atau membantu menciptakan sebuah gol, sehingga mereka sering dianggap sebagai anggota terpenting dalam sebuah tim. Kebanyakan mengkhususkan diri dalam suatu keahlian atau yang lainnya.

Para gelandang biasanya menghabiskan paling banyak tenaga dalam suatu pertandingan karena jarak yang mereka tempuh dalam suatu lapangan.

a. Gelandang bertahan

Gelandang bertahan atau disebut juga tukang angkut air, memiliki fungsi menjadi pembangun serangan pertama, perusak permainan lawan, dan pemain pertam yang menghadang serangan balik.

b. Gelandang sayap

Pemain sayap bertugas untuk memberikan dukungan serangan dari sektor sayap dan bertahan sewaktu-waktu apabila timnya diserang oleh lawan.

c. Gelandang tengah

Pemain tengah/gelandang bertugas menjaga sektor tengah permainan, mengatur ritme permainan, dan kadang-kadang membantu juga pertahanan, baik di tengah maupun sayap.

 

4. Penyerang

Penyerang merupakan posisi yang paling dekat dengan gawang lawan. Tugas utama seorang penyerang adalah mencetak gol. Posisi penyerang adalah posisi yang membutuhkan tiga hal utama: kecepatan, teknik, dan bakat. Bila salah satu syarat di atas tidak terwujud, sulit menjadi penyerang yang andal. Penyerang juga membutuhkan naluri dan konsentrasi yang tajam.

Posisi lainnya yang juga mirip dengan penyerang adalah posisi “penyerang bayangan”, atau sering disebut “penyerang lubang/ “Gelandang serang”. Posisi penyerang bayangan berada tepat di belakang penyerang murni ataupun dibelakang diantara 2 striker murni. Tugas penyerang bayangan sedikit lebih rumit, karena selain menerima umpan dari pemain di belakang, juga kadang-kadang harus memberi umpan terhadap pemain di depannya (penyerang murni).Penyerang bayangan juga harus membantu pertahanan ketika dibutuhkan

a. Penyerang bayangan

Penyerang bayangan/penyerang lubang/trequarista merupakan posisi dibelakang penyerang murni dengan tugas untuk memberikan umpan akurat kepada penyerang murni, membuka pertahanan lawan, mengupayakan gol untuk timnya serta membantu pertahanan saat dibutuhkan

b. Penyerang murni

Penyerang utama dalam suatu tim yang berfungsi untuk membuat gol untuk timnya.

 

B. METODE LATIHAN

1. Penjaga gawang

  • Sit up
  • Back up
  • Push up(*)
  • Shutle run
  • Lempar tangkap bola(*)
  • jogging

2. Gelandang

  • Shutle run
  • Lari zig zag(*)
  • Run with ball(*)
  • Dribbling(*)
  • Jogging
  • Sprint
  • Sit up
  • Back up

 

3. Bek

  • Shutle run
  • Lari zig zag(*)
  • Sprint(*)
  • Jogging
  • Passing (long and short pass)
  • Sit up
  • Back up

4. Penyerang

  • Lari zig zag(*)
  • Sprint(*)
  • Shutle run
  • Jogging
  • Acuration shot(*)
  • Sit up
  • Back up

 

Kesimpulan

Dari apa yang telah kami pelajari di atas adalah hubungan antara tingkat kesehatan kebugran jasmani seorang atlit sanggat berpengaruh terhadap tingkat keterampilannya. Ketika seorang atlit tersebut dalam keadaan bugar maka keterampilan atlit tersebut dapat bertambah secara jelas.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.brianmac.co.uk/circuit.htm

http://translate.googleusercontent.com/translate_c?hl=id&langpair=en|id&u=http://shop.pponline.co.uk/shop/complete-guide-circuit-training-6197&rurl=translate.google.co.id&usg=ALkJrhgvPakBPMyi3oFWEAISohJYP0Z7vA

http://id.wikipedia.org/wiki/Posisi_%28sepak_bola%29

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Keterampilan

Atlit Sepak Bola

Di susun oleh:

Nama          :         Yoga Bagaswara

Nim   :         09603141038

Prodi :         Ikora

PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN

JURUSAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN REKREASI

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Melatih Kebugaran dan Keterampilan Atlit Sepak Bola Junior”

  1. It is truly a great and helpful piece of info.

    I am glad that you just shared this helpful information with us.
    Please stay us up to date like this. Thanks for sharing.

Leave a Reply